DENPASAR – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Bali memperingati Milad Ke-109 ‘Aisyiyah di Yudhistira Ballroom, Grand Santhi Hotel Denpasar, Ahad (21/6/2026). Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, kegiatan ini dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Bali.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, Polresta Denpasar, Kodam IX/Udayana, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Bali International Muhammadiyah University, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali, organisasi perempuan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali, organisasi otonom Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Amal Usaha ‘Aisyiyah (AUA), serta anggota ‘Aisyiyah dari tingkat wilayah, daerah, cabang hingga ranting.

Kemeriahan acara telah terasa sejak pra acara. Murid-murid TK ABA tampil membawakan Tari Janger dan Tari Medley Nusantara yang mendapat sambutan hangat dari para hadirin. Pra acara dipandu oleh Xavenia Dwi Luna Al Azizah dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMA Muhammadiyah 1 Denpasar.
Memasuki acara inti, suasana ballroom semakin semarak dengan antusiasme peserta yang memenuhi ruangan. Acara dipandu oleh Hj. Endang Nurhayati, S.E. dan Erna Trisnawati, S.Bns., diawali dengan laporan Ketua Panitia, Fatmawati Abdullah, S.Psi., Psi yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Milad ke-109 ‘Aisyiyah serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Dalam pidatonya, Ketua PWA Bali, Ir. Hj. Sari Prasetya Angkasa, menegaskan bahwa tema Milad tahun ini menjadi refleksi atas peran ‘Aisyiyah dalam menghadirkan dakwah yang tidak hanya berorientasi pada penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, dakwah kemanusiaan merupakan bagian penting dari gerakan ‘Aisyiyah dalam menjawab berbagai persoalan sosial sekaligus memperkuat persaudaraan dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali, Ir. H. Husnul Fahmi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kiprah ‘Aisyiyah yang selama ini konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan perempuan. Ia menilai peran ‘Aisyiyah telah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkemajuan.
Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, Gede Adhi Tiana Putra, menyampaikan apresiasi atas kontribusi ‘Aisyiyah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Pemerintah Provinsi Bali, menurutnya, menyambut baik berbagai program yang dijalankan ‘Aisyiyah dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan perdamaian di tengah masyarakat Bali yang majemuk.
Salah satu momen yang menarik perhatian peserta adalah peluncuran Tim Angklung Lansia Laras Ayu ‘Aisyiyah. Pada kesempatan tersebut, tim yang beranggotakan para lansia itu menampilkan lagu daerah Bali Ratu Anom dan lagu nasional Syukur. Penampilan tersebut mendapat apresiasi meriah dari seluruh hadirin dan menjadi simbol semangat berkarya tanpa batas usia.

Rangkaian acara juga dimeriahkan oleh penampilan Paduan Suara Gita Swara ‘Aisyiyah Bali yang membawakan lagu Dakwah Kemanusiaan Semesta dan Bunga Sandat. Penampilan tersebut memperkuat nuansa kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan-pesan dakwah dan kemanusiaan yang menjadi semangat Milad Ke-109 ‘Aisyiyah.

Pada kesempatan yang sama, PWA Bali memberikan penghargaan kepada para sesepuh ‘Aisyiyah sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membesarkan organisasi. Apresiasi diberikan dalam bentuk cendera mata berbahan daur ulang yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus semangat keberlanjutan yang terus dikembangkan oleh ‘Aisyiyah.

Peringatan Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Bali tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan pengabdian bagi masyarakat. Antusiasme ratusan peserta yang hadir menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mewujudkan dakwah kemanusiaan yang berorientasi pada terciptanya perdamaian dan kemaslahatan bagi semua.


